He was conceived about three years ago. On May 9, 2007, exactly two years ago, he was born into this world, delivered by originally six fathers, no mom. We named him DyCode, a nickname of a full name, Dycode Cominfotech Development. He was born with almost nothing, from scratch, with only faith and determination of his fathers.
Memang nggak mudah membesarkan bayi jika nggak punya cukup uang. Bayi apapun itu. Ketika bayi itu adalah sebuah perusahaan, nggak sedikit orang tuanya yang memilih menyerah dan meninggalkannya ketika kondisi keuangan mulai parah. Ditambah ketika pekerjaan-pekerjaan sulit didapat, makin menghancurkan kemampuan dan niat untuk tetap mengurusnya.
Tidak terkecuali DyCode. Masa-masa awal kelahirannya, cukup membawa penderitaan bagi orang tuanya. Orangtuanya harus rela nggak gajian sama sekali, nggak bisa beredar, hidup seadanya dari sisa-sisa tabungan masa lalu, dan mengencangkan ikat pinggang. Ditambah para orangtuanya nggak punya banyak modal uang dan aset tetap ketika melahirkannya, hanya modal konsep, niat, keberanian, dan keteguhan hati.
Walaupun pada awal kelahiran DyCode, sudah banyak pekerjaan bagi orangtuanya, tapi itu nggak membuat kondisi menjadi lebih baik. Pekerjaan-pekerjaan yang disebut proyek itu nggak seketika mendatangkan uang. Harus menunggu 2-3 bulan untuk bisa mencairkan uang. Dan ketika uang itu cair, langsung habis untuk membayar kewajiban-kewajiban yang tertunda di bulan-bulan sebelumnya. Kondisi tsb berlangsung terus menerus sampai hampir setahun.
Akibatnya, nggak semua orangtua DyCode bertahan. Satu persatu meninggalkannya, sampai akhirnya tinggal 3 bapak yang mengurus DyCode. Kami nggak menyalahkan orangtua lainnya yang memilih jalan lain, mereka berhak untuk melakukan itu. Kondisi saat itu memang sucks. Hampir tidak ada harapan.
Setelah kurang lebih setahun, kondisi mulai membaik. Pekerjaan semakin banyak dan nilainya bisa semakin tinggi seiring peningkatan kualitas dan image DyCode. Cash flow bisa lebih lancar, kegiatan gali lubang tutup lubang (kayak lagu bang Roma aja :P) bertendensi mulai berkurang. Semua berkat kesabaran dan kerja keras founders yang tersisa, dan tentu didukung oleh DyCoders yang tetap loyal, keep dynamic, work hard, dan outstanding results.
Selayaknya bayi berumur 2 tahun, saat ini DyCode sudah memiliki gigi, bisa berjalan dan mulai berdiri tegak di tengah persaingan bisnis IT di tanah air, khususnya software development. Dalam 2 tahun, DyCode sudah mengalami peningkatan 100% dari sisi resources, 100% dalam hal revenue, 200% pada peningkatan aset tetap. Sudah me-launch satu produk ke publik, dan saat ini sedang dibentuk new business division (more story about this later). Not good enough for a business, but we are still and keep on trying and trying.
Today, 090509, is his two years birthday. Happy birthday our baby DyCode…This is a cake for you.
And this is the party for you (more story about this later).
Grow up fast my son, be a nice boy… Selamat menempuh tahun ketiga dalam hidupmu.